NPM : 55409408
NAMA : PUTRI INDIRA
KELAS : 4IA21
MATKUL: Pengantar Komputasi Modern
DOSEN : RINA NOVIANA
TGL : 1 Julii
2013
KEUNGGULAN CLOUD COMPUTING SISTEM
Uraian
mengenai keuntungan (sisi potensial) yang didapat dalam penggunaanCloud Computing. Namun,
secara spesifik, merujuk kepada (Thia, 2008) keuntungan Cloud
Computing antara lain:
(1)
Keuntungan bagi para pelaku bisnis adalah minimalisasi biaya investasi
infrastruktur publik sehingga bisnis bisa lebih terfokus pada aspek
fungsionalitasnya,
(2)
Bagi application developer, layanan PaaS memungkinkan
pengembangan dan implementasi aplikasi dengan cepat sehingga meningkatkan
produktivitas,
(3)
Bagi para praktisi yang bergerak di industri TI, hal ini berarti terbukanya
pasar baru bagi industri jasa pengembangan teknologi informasi,
(4)
Bagi pebisnis di bidang infrastruktur, hal ini merupakan peluang yang besar
karena dengan meningkatnya penggunaan layanan SaaS ini akan meningkatkan
penggunaaan bandwidth internet,
(5)
Integrasi aplikasi dengan berbagai perangkat
KEKURANGAN CLOUD COMPUTING
Merujuk
kepada (Robbins, 2009), resiko yang harus dihadapi user dalam
penggunaan Cloud Computing ini antara lain:
(1) service
level, artinya kemungkinan service performance yang
kurang konsisten dari provider. Inkonsistensi cloud
provider ini meliputi, data protection dan data recovery,
(2) privacy,
yang berarti adanya resiko data user akan diakses oleh orang
lain karena hosting dilakukan secara bersama-sama,
(3) compliance,
yang mengacu pada resiko adanya penyimpangan level compliance dari provider terhadap
regulasi yang diterapkan oleh user,
(4) data
ownership mengacu pada resiko kehilangan kepemilikan data begitu data
disimpan dalam cloud,
(5) data
mobility, yang mengacu pada kemungkinan share data antar cloudservice dan
cara memperoleh kembali data jika suatu saat usermelakukan proses
terminasi terhadap layanan cloud Computing.
Beberapa
pertimbangan lain yang menjadi resiko Cloud Computing adalah:
- Ketidakpastian kemampuan penegakan
kebijakan keamanan pada provider
- Kurang memadainya pelatihan dan
audit TI
- Patut dipertanyakan kendali akses
istimewa pada situs provider
- Ketidakpastian kemampuan untuk
memulihkan data
- Kedekatan data pelanggan lain
sehingga kemungkinan tertukar
- Ketidakpastian kemampuan untuk
mengaudit operator
- Ketidakpastian keberlanjutan
keberadaan provider
- Ketidakpastian kepatuhan provider terhadap
peraturan.
Implementasi
Ada 3 point utama yang diperlukan dalam implementasi Cloud Computing. Yang pertama tentu saja komputer Front end, komputer back end dan yang terakhir penghubung antara keduanya. Komputer Front end biasanya merupakan komputer desktop biasa. Sedangkan komputer back end dalam skala besar bisa berupa server komputer yang dilengkapi dengan data center dalam rak-rak besar. Penghubung keduanya bisa berupa jaringan LAN atau internet. Semua penagguna komputer yang pernah mengakses internet, secara sadar atau tidak sadar pasti pernah melakukan cloud computing. ketika Anda mengupload foto di Facebook maka Facebook akan otomatis menyimpan foto Anda tersebut di server Facebok yang Anda tidak tahu ada dimana. Contoh dari service yang digunakan bersama adalah fitur chat yang ada di Facebook. Kedua service ini tetap dapat diakses melalui perangkat yang bisa terhubung dengan internet, baik itu komputer, laptop, tablet PC, atau smartphone. Inilah yang dimaksud dengan cloud computing. Apapun medianya, apapun platformnya, Anda akan tetap dapat mengakses hal yang sama. Jadi, cloud computing lebih terpusat. Bahkan sistem operasi bisa di implementasikan dalam sistem cloud computing.
Saat
ini sistem operasi berbasis web yang sudah dikembangkan
adalah EyeOS . EyeOS merupakan sistem operasi berbasis web yang
dibuat dengan bahasa PHP dan berjalan diatas browser biasa. Ada juga
layanan Icloud. Dimana mereka menyediakan sistem operasi lengkap dengan
aplikasi-aplikasinya. Untuk menggunakannya, pengguna harus mempunyai akun
ICloud. Selain sistem operasi dan aplikasi untuk produktifitas, mereka juga menyediakan
ruang untuk menyimpan data. Atau yang biasa disebut Online storage. Icloud dan
Eye Os merupakan contoh implementasi sistem operasi berbasis cloud.
Sumber: