test

Jumat, 24 September 2010

Perkembangan Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu, sebuah bahasa Austronesia yang digunakan sebagai lingua franca (bahasa pergaulan) di Nusantara kemungkinan sejak abad-abad awal penanggalan modern. Pada masa ini, Bahasa yang lebih umum di gunakan di sebut Bahasa melayu Pasar, Bahasa Melayu Pasar banyak di gunakan oleh masyarakat Indonesia sebab sangat mudah dimengerti dan ekspresif, dengan toleransi kesalahan sangat besar dan mudah menyerap istilah-istilah lain dari berbagai bahasa yang digunakan para penggunanya. Dari Bahasa Melayu Pasar, lalu berkembang menjadi Bahasa Melayu Klasik. Karena terputusnya bukti-bukti tertulis pada abad ke-9 hingga abad ke-13, ahli bahasa tidak dapat menyimpulkan apakah bahasa Melayu Klasik merupakan kelanjutan dari Melayu Kuno.Baru lah pada tanggal 28 Oktober 1928 yaitu pada saat di langsungkannya Sumpah Pemuda, Bahasa Indonesia Lahir sebagai Bahasa persatuan bangsa Indonesia ini, tetapi Bahsa Indonesia baru di resmikan setelah Bangsa Indonesia merdeka yaitu pada tanggal 17 Agustus 1945.

Barulah pada sekitar tahun 1970-an lahir bahasa gaul yang di gunakan oleh komunitas - komunitas tertentu, tetapi karena sering juga digunakan di luar komunitasnya, lama-lama istilah-istilah tersebut jadi bahasa sehari-hari. Komunitas yang menciptakan bahasa ini adalah para preman yang bertujuan untuk menyamarkan apa yang mereka bicarakan agar tidak terlacak oleh orang lain, terutama polisi. Bahasa mereka disebut dengan bahasa prokem. Kata prokem sendiri merupakan bentukkan dari kata preman, kemudian menjadi koprem, dan terakhir menjadi prokem.

Umumnya pembentukkan kata dalam bahasa prokem lebih teratur dan ada rumusnya, seperti
Mati-komat(ko+mat)-mokat
Bini-kobin(ko+bin)-bokin
Beli-kobel(ko+bel)-bokel
Bisa - kobis (ko+bis)-bokis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar